Nsanzimana, S., Prabhu, K., McDermott, H., Karita, E., Forrest, J. I., Drobac , P., ... & Binagwaho, A. (2015). Improving health outcomes through concurrent HIV program scale-up and health system development in Rwanda: 20 years of experience. BMC medicine, 13( 1), 1.
Saya tertarik untuk membaca artikel ini karena dari artikel ini, dapat terlihat perubahan organisasi health system, terutama untuk terapi ART (Anti Retro Viral). Perubahan ini, selain karena bantuan internasional, juga terjadi karena adanya komitmen dari semua sektor terkait untuk mewujudkan program kebijakan yang lebih baik terkait dengan upaya menurunkan angka kejadian HIV di Rwanda.Untuk membuat suatu perubahan, diperlukan dukungan dari semua unsur, terutama pimpinan (dalam hal ini kepala negara) untuk bisa memotivasi dan mengadvokasi agar semua orang menyadari pentingnya upaya penurunan kejadian HIV.Selain itu, dibutuhkan pula dukungan dana agar program berjalan lancar.Poin yang menarik adalah penulis artikel berpendapat bahwa desentralisasi program ART akan berdampak lebih baik, karena setiap daerah dapat lebih fokus dalam menjalankan program ART, setelah sebelumnya diinstruksikan.Dari artikel ini, terlihat bahwa 6 building blocks sangat berperan penting dan saling berkaitan.
artikel kesayangan terkait health system (Yulia Farahdini)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar