Dewasa ini, terjadi perubahan pada distribusi penyakit HIV di masyarakat, terutama di Kota Singkawang.Jika sebelumnya penderita HIV lebih banyak pada kelompok WTS, homoseksual dan lesbian, maka sekarang, penderita HIV lebih banyak pada ibu rumah tangga. Para ibu rumah tangga ini menderita HIV melalui hubungan seksual dengan suami mereka. Jika sebelumnya kelompok ibu rumah tangga dikatakan sebagai kelompok yang aman dari HIV, fenomena yang terjadi saat ini justru sebaliknya. Justru penderita HIV lebih banyak pada ibu rumah tangga.Ini terkait dengan perubahan pola lingkungan sosial, dimana para lelaki banyak yang bekerja jauh dari keluarga, dan membuat angka perselingkuhan dan hubungan seks yang tidak aman meningkat. Terlebih, keengganan para lelaki untuk menggunakan kondom saat berhubungan seks juga memperkuat menyebarnya virus HIV pada kelompok ibu rumah tangga.
Kondisi ini diperparah dengan ketidaktahuan dan ketidakpedulian para ibu rumah tangga mengenai bahaya HIV. Mereka beranggapan bahwa HIV hanya terjadi pada WTS, homoseksual dan kaum lesbian. Padahal, tanpa mereka sadari, mereka juga rentan terhadap resiko tertular HIV. Untuk itu, perlu dilakukan pola pendekatan yang lebih persuasive dan preventif dengan sasaran ibu rumah tangga. Contohnya, melakukan penyuluhan di kelompok ibu PKK mengenai bahaya HIV. Selain itu, libatkan pula tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam penyuluhan tersebut dengan harapan dapat menambah pengetahuan dan kewaspadaan ibu rumah tangga terhadap bahaya HIV. Selain terhadap ibu rumah tangga, sosialisasi bahaya HIV juga dapat dilakukan dengan sasaran para lelaki, terutama yang sudah beristri untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengetahuan terhadap HIV. Dengan mengubah sasaran program pencegahan HIV ke sektor ibu rumah tangga dan suami (pendekatan terhadap keluarga dan masyarakat) diharapkan pemahaman tentang HIV semakin meningkat dan penyebaran HIV dapat diminimalkan.
Sumber :
Alghabbashi, Maram Taher. "The importance of redesigning approaches toward HIV knowledge and prevention in married Saudi Arabian women." Evidence-based Medicine & Public Health 2 (2016).
Groenewold, George, et al. "Poverty, gender and psychosocial dimensions of safe sex behavior of women in Zambia." Gender and the Role of Men in Reproductive Health: Applications in Studies on HIV Sexual Risk behaviour in Zambia and Safe Motherhood in Nepal. Eds. George Groe newold, Ronald Horstman, and Bart de Bruijn. The Hague: Nether lands Interdisciplinary Demographic Institute (2004): 13-38
by : Yuliah Farahdini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar