Artikel ini bertujuan untuk meneliti bagaimana efek dari program case management berbasis masyarakat pada pemanfaatan pelayanan kesehatan akut dan biaya yang terkait pada pasien yang tidak diasuransikan dengan 1 atau lebih penyakit kronis. Pada penelitian ini didapatkan partisipasi dalam program manajemen kasus dikaitkan dengan penurunan 41% dalam biaya agregat keseluruhan, dari $ 16.208 preintervention ke $ 9.541 pasca-intervensi. Sedangkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen kasus dapat mengurangi pemanfaatan perawatan akut dan biaya yang dikeluarkan oleh pasien dan meningkatkan perawatan primer tindak lanjut antara pasien yang tidak diasuransikan dengan penyakit kronis tertentu.
Dalam penelitian ini, yang bertugas sebagai case manager adalah seorang perawat yang sudah terregister. Seorang case manager ini akan menghubungi pasien melalui telepon, memberikan penjelasan tentang keseluruhan program, dan mengajak pasien untuk mendaftar. Jika pasien setuju untuk berpartisipasi, jadwal kunjungan rumah untuk mendaftarkan pasien dan melakukan penilaian kebutuhan yang berfokus pada identifikasi hambatan untuk mengakses pelayanan kesehatan dan menentukan sejauh mana pasien mengetahui tentang kondisi kesehatannya, terutama pengetahuan tentang kondisi medisnya dan bagaimana untuk mengelolanya. Manajer kasus kemudian mengembangkan kebutuhan spesifik apa saja yang dibutuhkan oleh pasien. Dalam penelitian ini ditunjukkan bahwa seorang case manager melibatkan banyak pihak untuk menangani satu pasien, misalnya keterlibatan dari pekerja sosial, petugas farmasi, dan petugas promosi kesehatan.
Dengan hasil yang ditunjukkan dalam penelitian ini, bisa dikatakan bahwa dengan adanya program case management bisa menurunkan biaya transaksi yang dikeluarkan oleh pasien-pasien terutama yang tidak memiliki asuransi kesehatan. Case management ini adalah pengelolaan dari suatu manajemen yang terpusat pada satu pengurus. Maksudnya adalah semua kebutuhan yang dibutuhkan pasien ini diatur oleh seorang case manager yang menjadi pemimpin dari semua program yang didapatkan pasien. Tugas case manager ini mengelola kebutuhan-kebutuhan pasien dengan melibatkan banyak stakeholder yang terkait dengan kasus atau penyakit yang ada pada pasien.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar